Cara, Syarat, dan Biaya Pembuatan SKCK

Selasa, 22 Maret 2016 14:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/cara-syarat-dan-biaya-pembuatan-skck courtesy https://www.cermati.com/artikel/cara-syarat-dan-biaya-pembuatan-skck

SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian, yang dulu lebih dikenal dengan nama Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) merupakan surat yang diterbitkan oleh Kepolisian Republik Indonesia melalui Resort (Polres) setempat yang berisikan tentang catatan seseorang yang terdapat dalam data kepolisian. SKCK diperlukan untuk berbagai macam urusan administrasi maupun sebagai prasyarat untuk berbagai kebutuhan, misalnya sebagai syarat untuk mengikuti Penerimaan Pegawai Negeri Sipil (CPNS), melamar pekerjaan, dan lain sebagainya. SKCK hanya berlaku selama 6 (enam) bulan sejak tanggal diterbitkan dan bisa diperpanjang jika memang diperlukan.

Kadangkala ada anggapan bahwa mengurus atau mendapatkan SKCK itu sulit, walaupun sebenarnya sama sekali tidak. Jika Anda memahami prosedur dan tata caranya, pembuatan SKCK ini bisa selesai dalam waktu singkat. Melalui artikel ini, Kami akan membahas proses pengurusannya mulai dari cara mendapatkan surat pengantar dari kantor Kelurahan hingga bagaimana proses pengurusannya di Polres, dan tentu saja seiring dengan perkembangan teknologi, kami juga akan uraikan cara mengurus SKCK melalui fasilitas online.

Mungkin cara yang terakhir ini yang paling mudah untuk mendapatkan SKCK karena Anda tidak perlu mondar-mandir dan bisa dikerjakan dari rumah. Pahami juga segala syarat-syarat yang diperlukan, dan biaya yang harus dikeluarkan. Berikut ini uraian lengkapnya:

Tata Cara dan Persyaratan Pembuatan SKCK Baru Secara Offline

Polres Bekasi

Contoh Kantor Polres via poskantor.com

 

Seperti umumnya mengurus administrasi di tingkat Kabupaten/Kota atau Kepolisian, proses pembuatan SKCK membutuhkan beberapa rekomendasi dari berbagai pihak, mulai dari level terbawah di Kelurahan. Hal-hal yang perlu disiapkan antara lain:

1. Menyiapkan Surat Pengantar dari Kelurahan Sampai ke Kecamatan

Untuk mendapatkan surat pengantar dari Kelurahan, terlebih dahulu silahkan Anda berkunjung ke ketua RT setempat agar dibuatkan surat pengantar ke ketua RW. Dari RW Anda akan mendapatkan surat pengantar ke Kelurahan/Desa dengan keperluan tersebut. Untuk pengurusan surat pengantar sampai ke tingkat Kelurahan atau Desa biasanya ada biaya administrasi untuk kas kelompok masyarakat atau juga bisa tanpa biaya apapun (tergantung kebijakan Desa setempat).

Di Kelurahan atau Balai Desa, silahkan menemui petugas untuk menyerahkan surat dari Kepala Dusun/Ketua RW kepadanya. Selanjutnya Anda akan diminta untuk mengisi dan melengkapi formulir yang dibutuhkan. Pada form tersebut akan ada kolom untuk tanda tangan Camat. Selanjutnya, silahkan datang ke kantor Camat untuk menyerahkan form dan KTP ke petugas yang berwenang (sekarang ada pelayanan satu pintu). Sebenarnya, untuk kolom tanda tangan Camat, tidak harus Pak Camat yang menandatangani, akan tetapi bisa juga petugas yang berwenang.

2. Persyaratan yang Diperlukan untuk Proses Pengurusan SKCK

Setelah Anda mendapatkan surat pengantar dari Kelurahan dan rekomendasi ke Kantor Kecamatan, sebelum mengurus SKCK ke Polsek atau Polres, silahkan lengkapi persyaratan ini:

  1. Pas foto terbaru ukuran 4x6 dengan background warna merah sebanyak 6 (enam) lembar. Di beberapa daerah mungkin berbeda persyaratannya. Namun kita mengambil patokan dari website Polri yang menerangkan sebagaimana tersebut. Untuk berjaga-jaga sebaiknya Anda siapkan pas foto lebih dari 10 lembar.
  2. Fotocopy kartu identitas bisa KTP atau SIM. Hal yang perlu diperhatikan untuk hal ini, identitas yang Anda gunakan harus sesuai dengan keterangan domisili yang tertera pada surat pengantar dari kelurahan.
  3. Fotocopy KK (Kartu Keluarga)
  4. Fotocopy Akta Kelahiran atau Kenal Lahir

3. Pengurusan SKCK di Polsek atau Polres

Setelah kelengkapan di poin sebelumnya sudah terpenuhi, silahkan Anda lanjutkan pengurusan SKCK di Polsek (tingkat Kecamatan) atau ke Polres. Di sini ada poin penting yang harus Anda ketahui. Untuk keperluan melamar pekerjaan, kelengkapan administrasi PNS/CPNS, dan pembuatan visa atau keperluan lain yang bersifat antar-negara, Anda tidak bisa membuat SKCK di tingkat Polsek. Jika Anda ingin membuat SKCK untuk keperluan tersebut silahkan langsung datang ke Polres (tingkat Kabupaten/Kota).

Pastikan Anda datang ke Polsek atau Polres pada hari kerja Senin-Jum’at jam 08.30 sampai dengan 15.00. Silahkan Anda langsung menuju loket bagian SKCK untuk mendaftarkan/memasukkan berkas yang telah Anda siapkan. Selanjutnya Anda akan diminta untuk mengisi form.

Penting juga untuk diketahui tentang sidik jari. Kalau ada mengurus di Polres biasanya prosesnya bisa lebih cepat untuk mendapatkan sidik jari sebagai salah satu syarat dalam penerbitan SKCK. Ada pengalaman juga ketika mengurus penerbitan SKCK di Polsek, pihak Polsek akan memberikan surat rekomendasi untuk pembuatan rumus sidik jari di Polres. Pihak Polsek akan meminta kelengkapan syarat-syarat seperti yang telah dijelaskan di atas sebagai kelengkapan rekomendasi. Maka dari itu, agar memudahkan dan tidak bolak-balik ke tukang fotocopy atau tukang foto, lebih baik persiapkan persyaratan-persyaratan yang telah dijelaskan dalam jumlah banyak. Untuk biaya pengambilan cap sidik jari ini, biasanya ada biaya administrasi sebesar Rp5.000 (tergantung kebijakan masing-masing Polres setempat).

Setelah proses sidik jari selesai, saatnya untuk mengumpulkan berkas-berkas yang telah Anda siapkan dan membayar uang penerbitan SKCK di loket sebesar Rp10.000. Tunggu antrian dan SKCK akan segera selesai.

Baca Juga: STNK Hilang? Ini Dia Cara Mengurusnya

Cara Membuat SKCK Secara Online

SKCK Online Malang

Tampilan Situs Daftar SKCK Online Polres Malang via resmalangkotaskck.com

 

Memang terdengar lebih mudah untuk membuat SKCK via online, sayangnya sistem ini masih belum diterapkan oleh semua Polres di Indonesia. Sampai saat ini kami hanya menemukan beberapa instansi Polres atau Polda yang sudah menyediakan fasilitas pembuatan SKCK secara online. Beberapa diantaranya yang masih aktif adalah:

1. SKCK Online Polri

Untuk warga Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi bisa melakukan pembuatan SKCK melalui website Polri (www.skck.polri.go.id).

2. Polda Jawa Barat

Untuk warga Jawa Barat dapat dengan mudah membuat SKCK melalui website SKCK Online Kepolisian Daerah Jawa Barat. Silahkan kunjungi alamat berikut ini: http://skck.poldajabar.org. Pada alamat tersebut Anda langsung bisa mengisi formulir Online SKCK yang meliputi data pribadi, data keluarga, pendidikan, perkara pidana, dan seterusnya.

3. Polda Bali

Tidak kalah canggih dalam memberikan pelayanan publik, Polda Bali memberikan fasilitas pengurusan SKCK online melalui alamat http://www.skckonlinebali.net/. Dengan 4 (empat) langkah mudah yang diberikan, jika pengisian formulir permohonan online dilakukan dengan benar, maka SKCK akan dirproses hanya dalam waktu 5 menit saja. Anda warga Bali? Langsung kunjungi alamat tersebut untuk keterangan lebih jelas.

4. Polres Malang Kota

Untuk warga Kota Malang silahkan kunjungi alamat berikut ini untuk melakukan pembuatan SKCK: http://resmalangkotaskck.com/.

5. e-Skck Polres Tulungagung, Jawa Timur

Untuk warga Tulungagung Jawa Timur silahkan kunjungi alamat berikut ini: https://skcktulungagung.com/.

Selanjutnya, apa saja persyaratan yang diperlukan untuk membuat SKCK baru secara online? Hal yang perlu diketahui adalah kebijakan masing-masing instansi kepolisian seperti yang telah disebutkan di atas berbeda-beda. Akan tetapi secara umum, dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan dijelaskan pada poin di bawah ini.

Persyaratan yang Diperlukan Untuk Membuat SKCK via Online

Pada dasarnya persyaratan yang diperlukan untuk membuat SKCK secara online adalah sama, perbedaannya hanyalah semua harus dalam bentuk file digital berupa hasil scan dokumen-dokumen seperti yang disyaratkan dalam pembuatan SKCK secara konvensional (manual). Meskipun, demikian dokumen-dokumen dalam bentuk hardcopy (fotokopi) nantinya juga diperlukan untuk verifikasi dalam pengambilan SKCK di Polda atau Polres setempat. Berikut adalah copy scan yang diperlukan:

  1. Scan KTP asli/ Tanda pengenal lainnya
  2. Scan Kartu Keluarga asli
  3. Scan Akte Kelahiran asli
  4. Scan foto diri 4x6 dengan background merah
  5. Scan paspor bagi warga Negara Indonesia yang akan keluar negeri dalam rangka kunjungan, sekolah atau untuk keperluan penerbitan VISA.

Selain hal itu ada juga ketentuan pengambilan SKCK melalui registrasi online. Jika registrasi online dilakukan sebelum pukul 08.00 waktu setempat, maka SKCK dapat diambil di loket pelayanan sampai dengan pukul 14.00 di hari yang sama dengan menunjukkan ID/Kode Registrasi serta dokumen-dokumen yang telah disyaratkan.

Satu hal lagi, untuk pendaftar melalui registrasi online akan diberikan waktu untuk pengambilan SKCK selambat-lambatnya 3 (tiga) hari. Jika melebihi waktu yang ditentukan maka pemohon harus melakukan registrasi ulang karena input akan secara otomatis dihapus setelah melewati batas waktu tersebut.

Baca Juga: Biaya yang Dibutuhkan dan Cara Melakukan Balik Nama Motor

Biaya yang Diperlukan Untuk Membuat SKCK (Manual dan Online)

Bayar Iuran

Biaya yang Dibutuhkan Ringan via wisegeek.com

 

Untuk masalah ini Anda tidak perlu khawatir, di semua tempat sama yaitu cukup dengan uang Rp10.000 yang dibayarkan melalui loket pelayanan SKCK. Murah dan nyaman bukan?

Tidak Sulit Asalkan Anda Menyiapkan Semua Persyaratannya

Kesimpulan yang dapat diambil, ternyata membuat SKCK itu mudah dan tidak serepot yang kita pikirkan. Yang terpenting adalah menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dan memahami alur yang tepat. Bagi yang baru pertama kali membuat, satu saran kami, seperti yang sudah disebutkan di atas yaitu lengkapi semua dokumen yang dibutuhkan dan fotocopy dalam jumlah banyak. Dengan persiapan yang matang, proses pembuatan SKCK pun bisa selesai dengan cepat.

Baca Juga: Perpanjang SIM Online, Seperti Apa Prosesnya?

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

REDAKSI-MIE

Baca Juga

Komentar