Data ganda Pilgub Sukoharjo mulai dibersihkan

Senin, 16 April 2018 20:25

Sumber foto: https://bit.ly/2F8Yp8z Sumber foto: https://bit.ly/2F8Yp8z

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo telah menyisir data ganda dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Tengah. Data ganda sebanyak 6.807 yang dilaporkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kabupaten, 5.177 telah ditindaklanjuti di tingkat desa, sedangkan 1.630 sisanya masih dalam pencermatan petugas.

Komisioner KPU Kabupaten Sukoharjo, Mulat Bayu Aji kepada Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Senin (16/4) menyampaikan, penyisiran data ganda ditarget selesai sebelum penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Kamis (19/4) mendatang. Masuk dalam DPS perbaikan, pihaknya juga meralat jumlah temuan ganda Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebanyak 6.807 dan ganda identik 3.519 sehingga dijumlahkan menjadi 10.326. “Seharusnya tidak dijumlahkan tetapi dikurangi, karena ternyata ganda identik ini bagian dari temuan ganda NIK, jadi temuan ganda hanya 6.807,” bebernya.

Sisa data ganda, kata Mulat, masih dalam proses penyisiran dan pencermatan oleh petugas dilapangan. Selain itu, KPU juga masih menunggu masukan dari masyarakat yang memungkinkan jumlah pemilih bertambah atau berkurang secara umum. Diharapkan tidak ada warga tercecer pendataan dan kehilangan hak pilihnya. “Hasil pencermatan PPK tinggal ditetapkan KPU,” ujarnya.

Menurut dia, data ganda yang ditemukan pasca penetapan DPS kemungkinan besar disebabkan adanya aturan baru dimana pemilih diperbolehkan pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Data pemilih pindah tidak dihapus dan tetap tercatat di TPS lama, sementara di TPS tujuan sudah tercatat, hal tersebut sudah disisir petugas dilapangan dan dibersihkan.

Temuan ini juga mengindikasikan adanya pergeseran pemelih dari satu TPS ke TPS lain, potensi penambahan dan pengurangan pemilih juga masih mungkin terjadi sebelum penetapan DPT, dalam tahapan ini KPU dan Panwaslu saling memberikan masukan. 

Penulis: Angga Kusuma.

Editor: Sigit Kurniawan. 

REDAKSI-ANK

Baca Juga

Komentar