Polda Sumsel buka posko pengaduan korban umrah

Rabu, 14 Februari 2018 21:29

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan membuka posko pengaduan masyarakat yang menjadi korban travel umrah Abu Tur yang melakukan penipuan dan penggelapan uang perjalanan ibadah ke Tanah Suci Mekkah itu.

Korban travel umrah tersebut diperkirakan mencapai ribuan orang dan tersebar di beberapa kabupaten/kota, untuk melayani masyarakat melaporkan kasus tersebut sekarang ini telah dibuka posko pengaduan di 17 Polres, kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara di Palembang, Rabu (14/2).

Menurut dia, masyarakat yang berada di luar Kota Palembang, tidak perlu datang ke Polda untuk mengadukan kasus penipuan batal berangkat umrah dan penggelapan biaya perjalanan ibadah tersebut.

"Masyarakat yang berada di luar Palembang bisa mengadukan permasalahan yang dialaminya dengan travel umrah Abu Tur ke posko-posko pengaduan yang dibuka di Polres terdekat dengan tempat tinggal mereka," ujarnya.

Ia berupaya melakukan pengusutan secara tuntas kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan biro perjalanan ibadah umrah yang berkantor pusat di Makasar itu.

Selain menerima pengaduan masyarakat, pihaknya juga berupaya melakukan penggeledehan kantor perwakilan travel umrah Abu Tur di kawasan Jalan Inspektur Marzuki itu untuk mendapatkan data jumlah jamaah yang terdaftar dan bukti pendukung lainnya.

Untuk melakukan penggeledehan, karena kantornya dalam posisi tertutup pintu besi dan terkunci, pihaknya saat ini tengah menunggu izin membongkar pintu tersebut dari pihak pengadilan.

Pengungkapan kasus tersebut, kemungkinan tidak hanya menyelidiki dugaan tindak pidana pasal 378 KUHP tentang penipuan dan 372 KUHP tentang penggelapan, tetapi bisa dikembangkan travel Abu Tur melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU), kata Kapolda.

REDAKSI-SIK

Baca Juga

Komentar