Polisi tangkap komplotan pencuri spesialis kendaraan bak terbuka

Rabu, 07 Februari 2018 15:40

Foto: Tita Sopandi Foto: Tita Sopandi

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purwakarta Jawa Barat, berhasil membongkar komplotan spesialis pencuri kendaraan bak terbuka yang sangat meresahkan warga di daerah Bekasi, Jawa Barat. Dari 3 pelaku yang ditangkap dua diantaranya ditembak pada bagian kakinya karena melawan petugas. Ketiga pelaku tersebut adalah Yowes Johan, Sulaeman serta Tarjo seluruhnya merupakan warga Karawang, ditangkap di daerah Tambelang, Bekasi.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta Jawa Barat, AKP Agta Bhuwana kepada Kontributor elshinta, Tita Sopandi, Rabu (7/2) mengatakan, terungkapnya jaringan ini berawal ketika para pelaku yang berjumlah 5 orang ini beraksi di salah satu TKP di Purwakarta, namun satu pelaku diantaranya memiliki ciri ciri  mirip dengan residivis yang tengah dalam pengejaran polisi.

"Setelah dilakukan penyelidikan dalam kurun waktu satu minggu kelima pelaku tersebut secara bersama sama telah berada di sebuah kontrakan di daerah Tambelang Bekasi," katanya.

Menurut Aghta, komplotan ini memang sangat meresahkan warga Purwakarta, karena kerap beraksi di siang maupun malam hari dengan sasaran kendaraan bak terbuka dan telah beraksi sekitar 30 TKP, baik terhadap kendaraan yang disimpan di garasi maupun di tempat parkiran, dengan modus menggunakan kunci ganda serta soket. 

Pada penangkapan yang dilakukan petugas di sebuah kontrakan ditambelang bekasi itu, polisi berhasil menangkap 3 pelaku dua diantaranya telah kabur, dari 3 pelaku yang dibekuk dua diantaranya ditembak pada bagian kakinya yaitu, Sulaeman dan Yowes.

Dijelaskan Aghta, polisi masih melakukan.pengejaran terhadap 2 pelaku yang kabur  dan diperkirakan ada di sekitar Karawang. Selain itu polisi juga masih melakukan penyelidikan terhadap penadahnya. 

"Para tersangka dijerat pasal.363 dengan ancaman 7 tahun penjara," ujar Aghta. 

Sementara pengakuan salah satu tersangka Yowes, bahwa pelaku mengaku telah melakukan aksi tersebut karena untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, dan ia terpaksa alih profesi dari sebelumnya sebagai paranormal namun dalam praktek paranormalnya sepi pengunjung sehingga beralih menjadi komplotan pencuri kendaraan.  

REDAKSI-SIK

Baca Juga

Komentar