Gank motor bawa sajam jarah toko pakaian di Depok

Minggu, 24 Desember 2017 21:27

Foto: Hendrik Raseukiy Foto: Hendrik Raseukiy

Aksi kriminalitas menegangkan dilakukan puluhan remaja putera dan puteri bersenjata tajam celurit dengan menjarah toko pakaian Fernando Store di Jalan Sentosa, Sukmajaya, Kota Depok, Jabar, Minggu dini hari. (24/12).

Bak gengter bersepeda motor, mareka beraksi santai penuh percaya diri sekitar pukul 05.46 WIB. Disebutkan pemilik toko Chandra kepada Elshinta, ketika perampokan terjadi, ada tiga karyawannya yang bertugas. Ada sekitar 24 sepeda motor yang rata-rata berboncengan tiga ramaja.

Pantauan wartawan Elshinta Hendrik Isnaini Reseukiy di TKP, Aksi brutal puluhan remaja ini juga terekam CCTV toko Fernando. Sedang sejumlah warga dan pengendara motor yang melintas terpana melihat aksi rusuh ini.

Mareka datang dari arah utara mengarah ke selatan ke arah Kantor Kecamatan Sukmajaya. Ketika sampai di seberang toko pakaian Fernando Store, mereka berhenti dan menyeberang, beramai-ramai merampas pakaian dan celana bahan denim yang berada di meja peraga yang ada di toko yang buka 24 jam ini.

Beberapa orang remaja menggenggam celurit dan mengancan Nendi, seorang karyawan yang sedang berjaga di depan toko. Sedangkan dua rekan Nendi sedang bertugas di dalam toko. Karyawan ini, memilih tidak melawan ketika diancam celurit demi keamanan dirinya.

"Usai merampok pakaian, remaja ini melarikan dengan kembali membonceng sepeda motor mengarah ke selatan, ke arah Kantor Kecamatan Sukmajaya," ujar Chandra.

Pantauan, Elshinta di tempat kejadian perkara (TKP), putugas Reskrim Polresta melakukan olah TKP mengumpulkan petunjuk dan meminta keterangan dari saksi korban dan saksi yang melihat aksi ini.

"Seperti gak ada hukum saja di negara ini. Mareka merampok santai saja. Seperti gengster. Saya ini dagang dikiranya orang kaya. Saya kumpulkan keuntungan cuma tiga-dua ribu saja," keluh Chandra.

Disebutkan seorang petugas, Reskrim Polresta Depok sudah dapat mengenali beberapa pelaku. Mareka dikenal menamakan dirinya Gank Jepang atau jembatan Mampang di Kota Depok.

Kepada awak pers, Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Sutrisno membenarkan peristiwa penjarahan di toko baju di Depok tersebut yang terjadi dini hari tadi. Petugas sudah cek TKP.

"Kami masih lakukan pendalaman dan coba mintai keterangan saksi. untuk mengungkap kasus ini," kata Sutrisno.

Selain itu, kata Sutrisno, pihaknya juga tengah memeriksa rekaman CCTV toko yang merekam peristiwa penjarahan tersebut. 

REDAKSI-SIK

Baca Juga

Komentar