Pemkab Kudus gelar pameran inovasi

Kamis, 21 Desember 2017 21:47

Pemkab Kudus gelar pameran inovasi. Foto: Sutini/Radio Elshinta. Pemkab Kudus gelar pameran inovasi. Foto: Sutini/Radio Elshinta.

Sebanyak 30 stand dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengikuti pameran inovasi di halaman Pendopo Kabupaten Kudus Jawa Tengah yang berlangsung tanggal 21 - 22 Desember 2017.

Stand-stand tersebut menampilkan inovasi-inovasi layanan publik yang diterapkan oleh Pemkab Kudus. Diantara stand yang dipamerkan adalah inovasi layanan kesehatan 119, Aplikasi Menara (Menjaga Amanat Rakyat) serta aplikasi administrasi kependudukan mulai lahir sampai meninggal, maupun aplikasi terpadu dengan instansi lain seperti BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Tidak kalah pula aplikasi Si Pintar serta sekolah-sekolah unggulan. 

Dr. Ady Suryanto Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN)  mengatakan inovasi yang dibuat oleh Pemkab Kudus melalui OPD - OPD terkait sangat variatif dan benar-benar sesuai kebutuhan. "Inovasi di Kudus ini bukan sekedar latah ikut daerah lain tetapi disesuaikan dengan kondisi kebutuhan masyarakat Kudus", ujarnya disela-sela meninjau Pameran, Kamis (21/12).

Ady menyebut Kabupaten Kudus layak menjadi rujukan inovasi bagi daerah-daerah lain. Karena disini banyak bermunculan inovasi baru yang ada di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

"Ini menunjukkan di Kudus ada sebuah kemauan dan komitmen yang didukung kemampuan. Selain itu ada teamwork yang baik di bawah leadership Bupati yang mau melakukan perubahan demi masyarakat," kata Ady yang menyebut Kudus meraih Inagara Award tahun 2017 ini dan termasuk sangat baik dalam inovasi.

Sementara itu, Bupati Kudus Dr. Musthofa menyampaikan bahwa adanya berbagai aplikasi sebagai bentuk kemudahan pelayanan publik yang dilakukan Pemkab Kudus. Karena pihaknya berkomitmen melayani masyarakat dari lahir hingga meninggal dunia. 

"Masyarakat bisa dengan mudah memanfaatkan aplikasi berbasis android secara gratis", ujarnya seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Sutini. 

Dikatakan Bupati, efek dari penerapan berbagai aplikasi sangat berpengaruh terhadap Kinerja OPD. Sebab akan mempengaruhi perolehan tambahan penghasilan pegawai (TPP). Sehingga mereka akan terpacu memberikan pelayanan prima.

REDAKSI-SIK

Baca Juga

Komentar