Perahu sarat penumpang terbalik di Waduk Cirata. 13 orang tenggelam

Kamis, 21 Desember 2017 19:02

Foto: Tita Sopandi Foto: Tita Sopandi

Tim Resque dari Dinas pemadam kebakaran Pemkab Purwakarta, Jawa Barat masih berupaya melakukan pencarian terhadap 7 korban tenggelam di Waduk Cirata Purwakarta akibat perahu yang ditumpangi terbalik di kawasan Waduk Cirata Maniis Purwakarta, Jawa Barat.

Hal itu dikatakan Danton Resque Kecamatan Maniis Luki Januar Anugerah kepada wartawan, termasuk Kontributor elshinta, Tita Sopandi, Kamis (21/12). 

Menurut Luki, peristiwa perahu tenggelam terjadi pada siang tadi dimana perahu yang dikemudikan oleh Ujang telah membawa para petani yang akan pulang dari bercocok tanam di Pulau Nusa yang terdapat di tengah tengah Waduk Cirata tepatnya di Kp Pasir tangkil Maniis. Para petani yang terdiri dari orang tua itu telah membawa anak anaknya dengan jumlah sekitar 20 orang  akan pulang ke Kp Rawa Baru di Desa Sinargalih, dengan menggunakan perahu.

"Kondisi cuaca pada saat itu telah terjadi hujan deras disertai angin kencang, sehingga perahu yang ditumpangi para petani itu ketika di tengah tengah telah terbawa angin sehingga masuk ke wilayah arus deras, perahu tidak seimbang dan terseok-seok karena penumpangnya diduga melebihi kapasitas akhirnya terbalik," kata Luki. 

Menurut Luki, seluruh penumpang tenggelam, namun 13 diantaranya berhasil selamat, 7 lainnya tenggelam dan hingga saat ini belum ditemukan.

Sebanyak 10 petugas resque dikerahkan kelokasi tenggelam itu, dengan sejumlah peralatan dikerahkan ke lokasi namun upaya pencarian 7 korban masih belum berhasil.

Saat ini ada dua orang korban selamat berada di RSUD Bayu Asih Purwakarta yaitu, Elis Lisnawati (36) dan Muhamad Sechan (3) merupakan ibu dengan anaknya warga Kp. Rawabaru Rt02/03 Desa Sirnagalih Kecamatan Maniis dengan kondisi masih dilakukan penanganan oleh dokter. 

Sementara menurut keluarga korban Elis Yaitu Jubaedin, memang perahu itu ditumpangi oleh banyak orang dan juga anak anak, karena memasuki liburan sekolah sehingga anak-anaknya diajak untuk bercocok tanam di pulau Nusa yang berada di tengah waduk Cirata, dan ini sudah biasa dilakukan para warga Kp Rawabaru Maniis ini.

Dimungkinkan menurut Jubaedin perahu terbalik selain hujan deras disertai angin juga melebihi kapasitas atu perahunya bisa juga mengalami kebocoran.

Adapun tujuh orang korban yang belum ditemukan, yaitu: Erus (P), Dadang (L), Cicah (P), Iyat (P), Dudun (L), Bibi (P) dan Yadi (L). 

REDAKSI-SIK

Baca Juga

Komentar