Kekeringan, Lumajang dapat air bersih dari Depok Jabar

Senin, 09 Oktober 2017 18:05

Foto: Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono. Foto: Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono.

Bantuan air bersih di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur oleh NU Care Kabupaten Lumajang dalam upaya mengurangi beban masyarakat akan kebutuhan untuk minum dan masak.

Mortmin Syah, S.Psi. Derektur NU Care Lazisnu Lumajang mengatakan, bantuan itu pihaknya bekerjasama dengan penguat sedekah dari Depok Jawa Barat, menurutnya bantuan air bersih itu ditransfer uang ke rekening NU Care sebesar Rp7.500.000.

Dikatakan Murtamin Syah apa yang dilakukan meringankan beban dari masyarakat yang kekurangan air bersih utamanya di wilayah Lumajang utara. Daerah sasaran dropping air bersih Desa Penawungan, Desa Wonoayu, Desa Wates Wetan, Desa Wates Kulon dan Desa Sumber Petung di Kecamatan Ranoyoso, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono, Senin (9/10).

Menurutnya, bantuan ke sejumlah desa yang jadi sasaran di Kecamatan Ranoyoso oleh NU Care menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dan sasaran sesuai titik kumpul masyarakat yang lebih dulu dikabarkan.

Dijelaskan Murtamin Syah dropping yang dikawal langsung itu membuat masyarakat berebutan. Hal itu menunjukkan kebutuhan air bersih sangat diperlukan untuk minum dan masak. Menurutnya kedepannya akan dipikirkan bagaimana desa yang mengalami kekeringan itu penangan permanen yang harus dilakukan.

Pegiat sedekah air Depok Jawa Barat Nanang pihaknya mengucapkan banyak terimakasih atas turut serta menyalurkan bantuan pengadaan air bersih tersebut karena dengan cara itu sudah mengurangi beban dari masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih.

Bantuan itu tidak lepas NU Care Lazisnu Lumajang yang memfasilitasi dari pegiat sedekah di Depok Jawa Barat.

Nanang mengaku dropping air bersih itu jalan penuntasan masalah namun itu segera ikut berpikir bagaimana langkah penuntasannya dan pihaknya juga menyiapkan infrastruktur untuk pengadaan air bersih didaerahnya yang mengalami kekeringan tentunya tidak hanya di Lumajang saja. 

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

REDAKSI-ANJ

Baca Juga

Komentar