Melchias Mekeng laporkan Andi Narogong ke Bareskrim Polri

Selasa, 21 Maret 2017 10:10

Melchias Markus Mekeng. Melchias Markus Mekeng.

Ketua Komisi XI DPR RI, Melchias Markus Mekeng, melaporkan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong ke Bareskrim Mabes Polri, Senin (20/3), terkait pencatutan namanya dalam kasus mega korupsi KTP elektronik.

Melchias Mekeng resmi melaporkan Andi Narogong atas dugaan tindak pidana memberikan keterangan palsu dan fitnah dan atau pencemaran nama baik. Ia merasa Andi Narogong telah memfitnah dirinya saat menyebut turut menerima uang sejumlah USD 1.400.000.

"Fitnah dan pencemaran nama baik saya yang berakibat ke kehormatan DPR Badan Anggaran yang dilakukan Andi Narogong," ujar Mekeng kepada wartawan, termasuk Reporter Elshinta, Paramayudha Adhikara, saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Senin kemarin. 

Pada kesempatan itu, Mekeng yang didampingi sejumlah penasihat hukumnya membawa barang bukti berupa surat dakwaan yang diambil dari pengadilan dan dua majalah yang mencantumkan pencatutan namanya itu.

"Tanda bukti laporan sudah saya terima dan saya menunggu dipanggil penyidik dibuatkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," kata Mekeng.

Menurut penasihat hukum Melchias Mekeng, Petrus Selestinus mengatakan, laporan ini dibuat terkait dugaan tindak pidana pemberitahuan palsu kepada penguasa atau perbuatan sengaja yang menyebabkan seseorang disangka melakukan suatu tindak pidana.

Sebelumnya, dalam persidangan pembacaan surat dakwaan terdakwa kasus dugaan korupsi e-KTP Irman dan Sugiharto, sejumlah anggota DPR RI disebut diduga menikmati aliran dana dari megaproyek senilai Rp5,9 triliun itu.

Dari 26 anggota dewan yang disebut, salah satu yang diduga menerima uang adalah Melchias Markus Mekeng yang saat itu menjabat sebagai Ketua Badan Angaran DPR.

Penulis: Devi Novitasari

Editor: Dewi Rusiana

REDAKSI-DEN

Baca Juga

Komentar