Pembobol ATM modus ganjal mesin beraksi di Pekalongan

Selasa, 21 Maret 2017 10:23

Foto: Eka Susanty Foto: Eka Susanty

Petugas Polres Pekalongan Kota, Jawa Tengah, meringkus dua pelaku pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) lintas provinsi. Keduanya ditangkap sesaat setelah menggasak uang korbannya sebanyak Rp14 juta, di mesin ATM depan Rumah Sakit Bersalin Aisyah Pekajangan.

Kontributor Elshinta, Eka Susanty, Selasa (21/3) pagi melaporkan, korban bernama Aftanul Alif, warga Bligo, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Sebelumnya, korban merasa kesulitan saat hendak menarik uang dari mesin ATM lantaran kartu ATM tertelan di dalam mesin. Kemudian datang kedua pelaku yang berpura-pura memberi pertolongan.

Saat bersamaan, korban yang merasa panik kemudian mendatangi kantor bank dan menghubungi call center untuk melakukan pemblokiran. Namun, saldo tabungannya sudah ludes.

Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Kristanto Budi Nursetya mengatakan, modus dari pelaku pembobolan adalah dengan mengganjal mesin ATM dengan menggunakan korek api, agar mesin tersebut rusak. Pelaku juga memasang stiker di mesin ATM, yang bertuliskan nomor telepon aduan atau call center.

Menurut Kristanto, pihaknya saat ini mengamankan dua orang pelaku dari tiga pelaku, yakni Henry (40) dan Sobri (38), keduanya merupakan warga Palembang.

Kedua pelaku tertangkap ketika berusaha melarikan diri. Namun, nahas kedua pelaku malah menabrak petugas polisi yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Sementara menurut keterangan dari pelaku bernama Henry, komplotannya berjumlah empat orang dan baru dua kali melakukan aksi yang sama di wilayah Pekalongan.

Selain meringkus kedua pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti kejahatan, antara lain sepeda motor yang digunakan pelaku, sejumlah kartu ATM, dan obeng.

Penulis: Angga Kusuma

Editor: Dewi Rusiana

REDAKSI-ANK

Baca Juga

Komentar